Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

13/10/11

Menteri yang Digeser dan Dicopot

JAKARTA - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bidang Politik, Bima Arya Sugiharto memastikan, partainya akan persiapkan nama lain, bila nantinya Presiden SBY meminta kader PAN untuk masuk dalam kabinet.

Sementara salah satu petinggi PAN lainnya, memastikan tak ada satupun menteri PAN yang akan dicopot, atau dirotasi pasca pengumuman reshuffle kabinet sebelum 20 Oktober nanti.

"Setahu saya, sampai sekarang PAN belum menyodorkan nama. Tapi, kalau diminta tentu siap. Kita dalam posisi menunggu dan tidak mau mengincar-incar posisi. Jabatan itu apalagi posisi menteri, adalah amanat yang berat. Yang jelas, kita percayakan pada ketua umum yang tentunya terus berkomunikasi dengan Presiden SBY," kata Bima Arya, Kamis (13/10/2011).

Dari informasi yang diterima, perombakan kabinet kali ini, kemungkinan yang terbesar dari reshuffle sebelumnya. Sempat beredar kabar Menkeu Agus Martowardojo akan diganti, namun setelah ada dinamika perdebatan yang berlangsung, Agus kemungkinan besar tak jadi dicopot dari jabatannya. Meski, kepastian siapa dan menteri apa yang bakal rotasi atau diganti masih berjalan dinamis.
Spekulasi menteri yang diganti dan kemungkinan dirotasi.

Yang diganti:
Menko Kesra Agung Laksono (Partai Golkar). 
Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad (Partai Golkar).
Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh (Partai Demokrat)
Menteri Perhubungan Freddy Numberi (Partai Demokrat)
Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa (PPP).
Menteri Keuangan Agus Martowardojo (profesional)
Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar (Partai Amanat Nasional) Menteri BUMN Mustafa Abubakar (profesional).
Menteri yang disebut-sebut akan bergeser dari posnya antara lain 
Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh
Menteri Agama Suryadharma Ali
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan
Wakil Menteri Keuangan Any Ratnawaty.

01/10/11

Keluarga Nilai Evakuasi Korban Casa Lamban

Sumatera Utara - Setelah mengalami ketidakjelasan sejak hilang di hutan Bahorok, Sumatera Utara, Kamis lalu, petugas pencari menemukan bangkai pesawat Casa 212 milik maskapai PT Nusantara Buana Air. Seluruh penumpang yang berjumlah 18 orang, termasuk 4 orang kru, dipastikan tewas.

Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Muda Daryatmo mengatakan seluruh penumpang langsung tewas, sesaat setelah penumpang jatuh. Namun, keluarga korban tetap menyesali lambannya proses penyelamatan.

"Ini lamban sekali. Lamban sekali penanganannya," kata Rahmawati, bibi dari salah seorang penumpang Casa 212 yang bernama Aisyah, Sabtu, 1 Oktober 2011.

Keluarga korban juga menyesali lambatnya proses evakuasi jenazah. Hari ini, evakuasi pun sempat tertunda karena angin kencang yang menghambat proses evakuasi melalui udara. Proses evakuasi melalui udara dilakukan karena medan di sekitar lokasi jatuhnya pesawat curam dan sukar dilalui.

"Informasi yang kami dapat, evakuasi ditunda. Tapi kami belum tahu sampai kapan. Kami hanya bisa menunggu, ada yang menunggu di sini (Bahorok), ada yang di RS Adam Malik (Medan)," ucap Rahmawati.

18/03/11

Ahmad Dhani Jadi Target Teroris Sejak 2008?

Pentolan grup band Dewa 19, Ahmad Dhani diduga telah lama menjadi target para teroris. Dhani termasuk salah satu target yang akan dibunuh oleh kelompok teroris.

"Ahmad Dhani masuk dalam daftar orang-orang yang harus dibunuh sejak tahun 2008 karena bikin poster simbol Bintang Daud," kata pengamat teroris, Al-Chaidar, Jumat 18 Maret 2011.

Kamis kemarin, Ahmad Dhani mendapat paket kiriman bom dalam sebuah buku dengan judul 'Yahudi Militan'. Rekam jejak mantan suami Maia Estianti ini memang sering dikaitkan dengan simbol-simbol Yahudi yang sering dipersoalkan sejumlah kalangan.

Dugaan serupa juga datang dari Kepala Badan Penanggulangan Teroris (BNPT), Ansyad Mbai. Sebelumnya, Ansyad mengatakan pengiriman paket bom buku kepada Ahmad Dhani berkaitan dengan logo yang pernah dipakai oleh grup band Dewa 19.

Menurut Al-Chaidar, Dhani bukan satu-satunya orang yang masuk daftar target teroris itu. Selain Dhani, tercantum juga nama cendekiawan Dawam Raharjo, mantan Kordinator Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla serta tokoh lainnya.

An-Chaidar mengatakan, daftar orang-orang yang akan dibunuh oleh kelompok teroris itu telah dibuat sejak 2002. "Namun, list itu belum pernah ditemukan polisi," kata dia.

Secara umum, kata dia, sasaran para teroris adalah orang asing di Indonesia dan kelompok Islam yang berseberangan dengan paham yang mereka miliki.

Terkait analisa yang berkembang, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri mengatakan mempersilakan setiap warga menyatakan pendapat. Karena analisisa itu, kata dia, merupakan bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat. "Tetapi sekali lagi kepolisian hanya menyampaikan fakta," kata dia.

"Tapi bila ada analisis intelijen itu sifatnya masih dokumen rahasia. Itu yang kami perlukan."

Feri Terbakar di Merak, Penumpang Panik

JAKARTA, PB - Para penumpang kapal feri Bahuga Pratama di dermaga 1 Pelabuhan Penyeberangan Merak dilanda kepanikan. Sebab salah satu generator terbakar, sehingga menimbulkan percikan api.

Akibatnya, ruang bawah kapal diselimuti asap tebal. Para penumpang yang sudah berada di dalam kapal langsung berhamburan keluar dari kapal Bahuga Pratama.

Peristiwa itu terjadi ketika kapal sedang melakukan kegiatan muat penumpang dan kendaraan di dermaga 1 dengan tujuan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.  Mesin generator kapal sebelah kiri kapal mati akibat tersiram bahan bakar kapal jenis solar. Siraman solar ke mesin menimbulkan percikan api disertai kepulan asap tebal.

Untuk mengatisipasi terjadinya kebakaran seluruh penumpang dan kendaraan yang sudah berada di dalam lambung kapal dikeluarkan kembali. Akibat kejadian tersebut, pelayanan bongkar muat di dermaga 1 pelabuhan terpadat di Indonesia ini terhambat dua jam.
"Karena, generatornya tidak bisa digunakan akibat ada kerusakan kapal harus lego jangkar tidak melanjutkan pelayaran," kata Kasi Kesyahbandaran Adpel Banten Thomas Chandra, di Merak, Jumat, 18 Maret 2011.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun material. Untuk kelancaran proses bongkar muat di dermaga 1, kapal Bahuga Pratama langsung lego jangkar di perariran Merak.
Sementara truk angkutan barang yang akan menuju ke Pelabuhan Merak, masih harus antre sebab seluruh areal parkir di dalam pelabuhan padat. Antrean kendaraan keluar pelabuhan hingga mencapai Cikuasa Atas. PT ASDP Indonesia Ferry saat ini mengoperasikan 21 kapal di lintasan Merak-Bakauheni.

Judul Buku untuk DPR: Jejak Hitam Ahmadiyah

JAKARTA, PB - Paket mencurigakan dikirim ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat RI. Kiriman itu ditaruh di lantai empat, di dekat ruangan Wakil Ketua DPR RI dari PAN, Taufik Kurniawan.  

Menurut Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar Hamidin, itu cuma paket biasa yang dikirim melalui jasa pengiriman. Namun, paket itu memang pantas dicurigai. "Belum bisa dipastikan bom. Jadi pencegahan saja karena Wakil Ketua DPR tak pernah menerima paket apapun secara langsung. Biasanya, sesuai prosedur tetap ditaruh dulu di pos keamanan," kata Hamidin di gedung Dewan, Jumat, 18 Maret 2011.

Karena tak lazim dan menimbang ada banyak paket bom-buku beredar, pihak DPR langsung melaporkan paket itu ke polisi. Saat ini, kata Hamidin, paket sudah dibawa tim Gegana untuk diteliti.

Hamidin menjelaskan, paket di Gedung DPR ini juga sebuah buku yang dikemas rapi. Beratnya lima kilogram. "Pengirimnya Iwan Kustiawan. Di dalamnya berisi buku berjudul 'Jejak Hitam Ahmadiyah'." 

Saat ini polisi masih berjaga-jaga. Lokasi penemuan buku di lantai empat disterilkan. "Kami tak mau ambi risiko. Untuk meyakinkan saja tidak ada barang-barang yang lain," kata Hamidin.

Empat paket bom-buku sebelumnya dikirimkan untuk pendiri Jaringan Islam Liberal Ulil Abshar Abdalla di Utan Kayu, Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol. Gorries Mere, Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto S. Soerjosoemarno, dan musisi Ahmad Dhani. Paket bom serupa juga ditemukan di Kompleks Perumahan Kota Wisata, Cibubur, Jawa Barat.

15/01/11

Ketua Umum Jalasenastri : Di Manapun Suami Ditugaskan Harus Disyukuri


SURABAYA - Di manapun suami ditugaskan harus selalu disyukuri dan menerima dengan ikhlas, serta mampu menunjukkan bahwa keluarga selalu   mendukung   apapun   yang  terjadi terhadap suami.
Hal itu dikatakan Ketua Umum Jalasenastri Ny. Lilik Soeparno kepada para istri calon Wisudawan Sarjana S-1 Angkatan XXIX dan D-3 Angkatan III  Sekolah Tinggi Tehnik Angkatan Laut (STTAL), di Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut, Surabaya, Kamis (13/1).
Sejumlah 98 calon Wisudawan yang terdiri dari 60 orang S-1 dan 38 orang D-3 itu rencana Jum’at pagi (14/1) akan diwisuda oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno, di Gedung R.Moelyadi, Kobangdikal, Surabaya.
     Menurutnya, hal itu penting, untuk  menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga mereka dapat bekerja dan memberikan pengabdian terbaiknya kepada bangsa dan negara, khususnya kesatuan di mana suami ditugaskan karena tugas-tugas suami ke depan akan semakin berat.
Pemimpin tertinggi Jalasenastri itu meminta kepada para istri calon wisudawan agar selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa   serta  senantiasa  menjaga  kehormatan diri, kehormatan keluarga dan citra organisasi istri prajurit TNI, mampu menunjukkan kedewasaan dan kematangan berpikir serta menggunakan kalimat yang mudah dimengerti dalam berkomunikasi, mampu mengendalikan diri dan bijaksana dalam mengambil keputusan, hidup sesuai dengan stratanya, sesuai dengan kemampuan dan tidak besar pasak dari pada tiang.
Selain itu, orang nomor satu di jajaran Jalasenastri itu juga meminta kepada para istri calon wisudawan untuk meningkatkan kemampuan dan penguasaan ilmu pengetahuan atau ketrampilan, untuk menyempurnakan peran dan kiprah para istri, baik sebagai  ibu  rumah  tangga  maupun  dalam mendampingi    dan    mendorong    prestasi serta semangat kerja bagi para suami masing-masing. Sementara itu sebagai  pendamping suami, hendaknya para istri dapat memahami tugas suami, kewajiban dan tanggung jawab suami sebagai prajurit TNI, para istri turut memberikan dukungan dan motivasi dalam setiap penugasan yang dilaksanakan oleh suami di manapun berada, pintanya.
Mengakhiri acara yang dihadiri para Pengurus Inti Jalasenastri Pusat,     para Ketua Daerah, para Ketua Gabungan, Ketua Cabang BS, sertaKetua Korcab yang tergabung dalam Bakor Jakarta dan Surabaya tersebut, istri Kepala Staf Angkatan Laut itu menyempatkan diri berkeliling untuk menyalami para istri calon Wisudawan satu per satu.(Dispenal/jay)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls