Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

19/10/11

Jelang SEA Games, Jakut Bersihkan PKL

 Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Utara berjanji akan segera membersihkan venue SEA Games dari pedagang kaki lima (PKL). Pada 11 hingga 22 November mendatang, Jakarta Utara akan menjadi tuan rumah untuk enam cabang olah raga SEA Games.

Saat ini, menurut Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono, jajarannya telah memberi tahu para pedagang kaki lima untuk secara sukarela menutup dagagannya selama SEA Games. "Mereka mengerti, mereka bersedia, kok," ujarnya, Rabu, 19 Oktober 2011.

Selain itu, pengaturan lalu lintas di beberapa ruas jalan di sekitar venue yang dianggap macet juga sedang dibahas. "Pengaturan seperti di sekitar Gelanggang Olah Raga Tanjung Priok itu masih dibahas Dinas Perhubungan dan kepolisian."

Kepala Satpol PP Jakarta Utara Suhasril menyatakan dari keenam venue SEA Games di Jakarta Utara, arena untuk cabang olah raga Vovinam di Gelanggang Remaja Tanjung Priok paling rawan pedagang kaki lima. "Ada sekitar 20 pedagang kaki lima di sana, tapi area gedung sudah dipagari, jadi mulai minggu depan sudah tak ada lagi yang masuk."

Venue lain yang juga kerap ditempati pedagang kaki lima adalah venue judo di Gedung Judo Kelapa Gading. Beberapa pedagang nasi hingga tukang tambal ban sehari-hari membuka lapak di sana. Sedangkan venue lain seperti venue bola basket di Sport Mall Arena Kelapa Gading dan BMX, layar serta bowling di Ancol cukup bersih dari pedagang kaki lima.

15/10/11

Sengketa Lahan, Warga VS Preman Tawuran

Jakarta - Warga di ruas Jalan Arjuna Raya RT 05/02, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terlibat bentrokan dengan sekelompok orang yang diduga preman. Bentrokan yang terjadi pada pukul 10.30 WIB mengakibatkan satu unit metromini dan tiga sepeda motor hangus terbakar. Beruntung tidak korban jiwa dalam bentrokan ini.

Menurut penuturan Sugandi, 40 tahun, yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung, sekelompok orang mendatangi perumahan di Jalan Arjuna Raya RT 05/02, Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat. "Mereka naik dua metromini, empat motor, dan satu mobil," ujar Sugandi.

Warga pun langsung menanyakan maksud kedatangan mereka. Dari pengakuan Sugandi, mereka hendak melakukan pengusiran terhadap lahan milik warga yang ada di kawasan RT 05/02 Duri Kepa, Kebon Jeruk. Lantaran tidak terima dengan maksud kedatangan kelompok tersebut, kata Sugandi, warga langsung melakukan pengusiran.

"Akhirnya langsung bentrok," kata Sugandi. Akibat kalah jumlah, kelompok preman tersebut langsung melarikan diri. Dari bentrokan tersebut, sebuah metromini hangus dibakar warga bersama dengan tiga unit sepeda motor.

Dari pantauan Tempo, petugas kepolisian mengerahkan tiga pemadam kebakaran untuk mematikan kobaran api dari metromini. Petugas juga sempat mengamankan sekelompok orang yang diduga pelaku. Mereka dibawa dengan menggunakan truk kepolisian Resor Jakarta Barat.

Hingga saat ini, petugas dari Kepolisian Resor Jakarta Barat masih melakukan pengamanan. Lalu lintas di Jalan Arjuna Raya masih macet.

14/10/11

Korban Pencurian Pulsa Takut Melapor ke Polisi

JAKARTA - Posko keliling Lingkar Studi Mahasiswa (Lisuma) mencatat ada 2.500 pengaduan warga masyarakat yang telah menjadi korban pencurian pulsa. Korban tidak hanya berasal dari Jakarta.

Menurut Ketua Umum Lisuma, Al-Akbar Rahmadillah, kebanyakan dari korban takut melapor kepada polisi. Penyebabnya, mereka tidak mau bernasib seperti Feri Kuntoro yang malah dilaporkan balik oleh penyedia konten (content provider) atau seperti Prita Mulyasari yang dijerat UU ITE.

"Saya yakinkan kepada korban untuk berani melapor kepada polisi, dari Lisuma juga sudah menyiapkan kuasa hukum untuk membela korban," ujar Akbar di Polda Metro jaya, Jumat 14 Oktober 2011.

Dijelaskan Akbar, dari 2.500 laporan yang sudah diverifikasi, ada tiga operator besar yang paling banyak dikeluhkan warga.  "Kami dari Lisuma berjanji akan melapor ke Mabes Polri. Pasalnya, korban bukan hanya di Jakarta, apalagi ini sudah menjadi isu nasional," kata dia.

Ditambahkan Akbar, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) belum bekerja secara maksimal dalam mengawasi operator dan content provider di Indonesia. Dia mendesak pemerintah untuk segera mangambil langkah tegas dan memproses laporan ini ke jalur hukum.

09/10/11

Warga DKI Jakarta Menyambut Baik Program Bimbingan Bagi Pemohon SIM

Jakarta - Program bimbingan bagi pemohon SIM yang dilakukan Satuan Administrasi Pelaksana (SATPAS) SIM Polda metro jaya mendapat sambutan yang hangat dari masyrakat Jakarta dan para pengamat-pengamat masalah sosial. Mereka mengatakan jajaran Satpas SIM terus berusaha meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat khususnya bagi pemohon SIM.

Pada minggu kedua September 2011 yang lalu Satpas SIm melakukan bimbingan program tentang tata cara berlalu lintas bagi pemohon SIM sebelum mereka di Uji Teori dan Praktek. Dimana tujuannya agar para pemohon mengerti Tata cara berlalu lintas yang baik, dan juga agar para pemohon memiliki pengetahuan dan wawasan yang baik tentang peraturan lalu lintas dan saksi hukum yang  tertuang di UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan.

Program ini dilakukan untuk melaksanakan amanat Undang-Undang Lalu lintas, dimana Pemerintah khususnya kepolisian sangat berperan dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, dan juga sebagai pengayom hukum berkewajiban untuk membimbing masyarakat untuk mengetahui aturan lalu lintas.

Faktor terbesar penyumbang korban kecelakaan Lalu lintas di DKI Jakarta adalah dari pengendara sepeda motor yang tidak tertib berlalu lintas, dimana para pengendara motor ini sangat tidak peduli terhadap tata cara berlalu lintas dan juga keselamatan orang lain dan dirinya sendiri, demikianlah awal perbincangan Kami dengan Wakil Ketua LSM Napza, Ir Pahala Sijabat saat diminta komentarnya tentang program bimbingan yang dilakukan Satpas SIM kepada pemohon SIM di kantornya didaerah Susukan Ciracas Jakarta timur 19 september yang lalu.

Salah satu cara untuk mengatasi ketidak tertiban berlalu lintas para pengendara motor adalah 
dengan cara menyeleksi secara ketat para pemohon SIM apakah memiliki pengetahuan dan wawasan tentang tata cara berlalu lintas yang tertib. Dan menurut Saya langkah Bimbingan yang dilakukan oleh Satpas SIM Polda tersebut adalah langkah awal yang jitu untuk mengurangi jumlah korban LAKA Lalu lintas, dimana langkah berikutnya pemohon SIM yang tidak memiliki wawasan dan pengetahuan tentang Tata cara berlalu lintas  tidak akan pernah mendapat SIM.

Selanjutnya ujar Pak Pahala Saya sebagi Orang tua meminta Kepada Dirlantas agar tidak pernah memberikan SIM C kepada Anak Sekolah dan seusia mereka, karena mereka umumnya  masih dalam tahap pencarian identitas diri sehingga cara berpikir dan bertindaknya sangat prodresif. Hal seperti itu sangat berbahaya  dalam mengenderai sepeda motor.  

Dan juga meminta agar Anak Sekolah yang mengenderai motor agar ditahan kenderaannya agar ada efek jera kepada setiap orang tua yang mengizinkan Anaknya mengenderai sepeda motor. Kita tidak mengekang kemauan anak, tetapi Anak-anak harus Kita jaga bersama agar tidak menjadi korban Sia-Sia karena ugal-ugalan dalam berlalu lintas. Sebagai pemerhati masalah Narkoba Pak Pahala mengatakan bahaya narkoba bagi Anak-anak sama bahayanya dengan memberi Sepeda motor kepada Anak-anak Kita ujarnya mengakhiri perbincangan.

Hal yang sama dikatakan Pak Sumihar S, SH salah satu orang tua yang memiliki Anak remaja, saat ditanya sewaktu mengurus surat kenderaannya di  Mapolda metro jaya 23 september yang lalu. Saya sangat mendukung upaya Satpas SIM melakukan bimbingan terlebih dahulu kepada pemohon SIM agar setiap pemohon SIM memiliki pengetahuan dan wawasan tentang Peraturan-peraturan berlalu lintas, hal ini terutama diprioritaskan kepada pemohon SIM C. Karena mereka umumnya adalah para pemula dalam tahap pengendara jadi wawasan mereka dalam peraturan berlalu lintas masih sederhana karena mengetahui aturan berlalu lintas lebih banyak dari mendengar saja dari pada membaca dan mengalami.

Sebagai orangtua yang memiliki Anak remaja Saya sangat setuju pendapat Wakil ketua LSM Napza agar Dirlantas Polda metro jaya agar menindak tegas anak-anak sekolah dan remaja yang mengenderai sepeda motor dijalan raya, dan setuju agar kenderaannya dikandangi agar para orangtua memiliki efek jera mengizinkan Anak mengenderai Sepeda motor. Sebagai Orangtua Kita seluruh elemen bangsa agar bahu membahu untuk menjaga anak-anak kita tidak menjadi korban sia-sia karena LAKA lalu lintas ujarnya mengakhiri perbincangan. ( Jannus P)

PLT Kasie HTPT BPN Jakut : Kapabel, Akuntabel, Loyalitas, dan Dedikasi

 JAKARTA - “pantang menyerah sebelum seluruh pekerjaan di atas meja selesai di kerjaka”,  begitulah motto yang selalu di pegang teguh YB Dwi Kristianto, Kasubsi PHI sekaligus PLT Kasie Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah (HTPT), Kantor Pertanahan Jakarta Utara. Tidak heran beliau bersama Kepala Kantor kerap pulang hingga larut malam, hal ini dilakukannya semata-mata hanya demi kepuasan para pemohon serta terlaksananya penerapan   Perkaban Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan dan Pengaturan Pertanahan (SP3).

Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2011 dan rencana aksi perbaikan layanan pertanahan di Lingkungan Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia. Untuk itu BPN Jakarta Utara, dalam hal ini di Seksi HTPT selalu meningkatkan pelayanannya, bahkan saat ini pelayanan Hak Tanggungan dan Balik Nama dipantau langsung oleh Kanwil, BPN Pusat maupun Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Bukan hanya itu, untuk Permohonan dan Peningkatan Hak pun sudah masuk dalam pantauan UKP4,  tambahnya.

Dampak dari adanya UKP4, saat ini masyarakat sudah dapat merasakan adanya percepatan dalam mengurus berkasnya bahkan mereka sudah dapat ‘mengitung hari’, karna di seksi HTPT ini seluruh berkas permohonan diusahakan akan sesuai dengan  Perkaban Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan dan Pengaturan Pertanahan (SP3), ungkap Kris.

Semua itu dapat terujud bila adanya iklim kerja yang kondusif, dimana adanya saling kerja sama atara atasan maupun bawahan dan memecahkan setiap permasalahan yang ada dengan cara musyawarah antara staf dan bawahan, ujar PLT Kasie HTPT yang selalu memonitoring anak buahnya bila sudah tidak ada lagi pekerjaan di mejanya.

Menjadi PLT Kasie HTPT merupakan tugas yang mesti di emban lelaki yang mempunyai dedikasi tinggi terhadap pekerjaannya, bahkan beliau rela menyempatkan diri untuk kembali ke kantornya untuk menyelesaikan tugas  meski ada kegiatan lain, baik itu rapat di Kanwil maupun di BPN Pusat. Bahkan dirinya tidak pernah bosan memberi motifasi kepada bawahannya untuk selalu bekerja baik dan mencintai pekerjaannya, tandas YB Dwi Kristianto.(JAY)

03/10/11

Peralatan e-KTP Mulai Rusak

JAKARTA, PBN  - Program e-KTP yang baru diluncurkan pemerintah pusat, ternyata tidak semulus yang direncanakan. Bahkan, dalam penerapannya di lapangan, jaringan internet kerap mati. Selain itu, peralatan iris mata (perekam mata), kamera, alat untuk tanda tangan elektronik di beberapa kelurahan juga sudah mulai rusak. Padahal, alat itu baru didatangkan dari pemerintah pusat. Kondisi ini, membuat pelayanan e-KTP menjadi terganggu.

Kasudin Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur, Hamdi Husein, mengakui saat ini sudah banyak peralatan e-KTP yang rusak. Bahkan jaringan internet ada yang ngadat hingga 10 hari seperti di Kelurahan Palmeriam. Ia mengaku, sejumlah kerusakan peralatan e-KTP ini sudah dilaporkan pada Dinas Dukcapil, untuk selanjutnya diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri. Pihaknya juga terpaksa menggelar layanan e-KTP pada hari Sabtu dan Minggu guna mengejar ketertinggalan akibat persoalan jaringan tersebut.

"Umumnya kerusakan jaringan terjadi dari server pusat. Sehingga program e-KTP jadi terhambat," tukas Hamdi Husein. 

Lurah Kebonmanggis, Kecamatan Matraman, Flora Magdalena, mengakui selama 10 hari sistem jaringan internet di kelurahannya pernah ngadat. Akibatnya, pelayanan e-KTP tidak dapat terlayani maksimal. Tercatat, dari dua RW di wilayahnya, baru RW 01 yang telah selesai mengikuti program ini. Tercatat ada sekitar 1.500 KTP yang sudah diterbitkan.

"Kamis kemarin sudah lapor ke Seksi Dukcapil Kecamatan, namun sampai saat ini belum ada jawaban," katanya.

Hal senada ditandaskan Lurah Durensawit, Suprapto. Dalam beberapa hari terakhir ini sistem jaringan internet di kelurahannya juga sering mati. Sehingga menghambat kinerja petugas. Ia menyebut, biasanya sistem jaringan internet ini ngadat dalam waktu sekitar 5-10 menit. Diduga penyebabnya karena banyaknya pengguna sistem jaringan internet ini, sementara servernya hanya satu. Bahkan saat terjadi pemadaman listrik selama 20 menit, Selasa (27/9) lalu, program layanan e-KTP pun berhenti total.

"Di kelurahan ini terdapat dua perangkat komputer untuk e-KTP, tapi hanya satu unit yang sering ngadat jaringan internetnya,” keluhnya.

Untungnya, pihaknya telah berhasil menerbitkan 3.900 lembar e-KTP, sejak mulai digulirkannya pada 7 September 2011 lalu. Setiap hari, rata-rata ada 300-400 KTP yang dicetak melalui peralatan e-KTP.(bjc)

HUT TNI Ke 66, Ribuan Personil Bersihkan Ciliwung

JAKARTA, PBN - Kondisi Kali Ciliwung yang banyak sampah, menjadi perhatian serius Pemkot Administrasi Jakarta Pusat. Dengan mengerahkan, 3.500 personel gabungan, sampah di bantaran dan Kali Ciliwung langsung dibersihkan untuk selanjutnya dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Kegiatan kerja bakti bersama ini merupakan bentuk antisipasi pemkot setempat terhadap ancaman banjir yang diakibatkan meluapnya kali tersebut.

Walikota Jakarta Pusat, Saefullah, menjelaskan selain Kali Ciliwung, kegiatan bersih-bersih juga dilakukan di taman sekitar Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral (Sawahbesar), rel dan halaman Stasiun Senen (Senen), Pasar Serdang (Kemayoran), dan lingkungan di RW 07 Kelurahan Petojoselatan (Gambir). Dari, 3.500 personel yang dilibatkan, 2.500 merupakan anggota TNI dan 1.000 orang dari tokoh masyarakat, organisasi pemuda, Satpol PP, dan anggota polisi.

"Selain menyambut HUT ke-66 TNI, kegiatan ini juga untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan, karena masih ada sampah-sampah plastik dan rumput yang tumbuh di atas Kali Ciliwung. Apalagi, volume sampah di Jakarta Pusat tergolong sangat tinggi," kata Saefullah, Jumat (30/9).

Sampah yang terkumpul selanjutnya akan dipisahkan. Untuk jenis sampah basah, akan dibuang di TPA Bantargerbang. Sedangkan untuk sampah kering, seperti jenis daun akan dijadikan kompos yang dikelola pihak kelurahan dan kecamatan.

Pangkostrad, Letjen A Y Nasution, mengungkapkan aksi kerja bakti yang dilakukan anggota TNI merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Karena, hal tersebut merupakan tanggung jawab semua pihak, bukan Pemprov DKI semata. “Apalagi petugas kebersihan di lingkungan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral sangat terbatas jumlahnya. Ini perlu kita bantu," ujar Nasution.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan dilakukan secara rutin setiap tahun dengan melibatkan seluruh unsur terkait di wilayah Jakarta Pusat. Dalam kegiatan itu, Walikota Jakarta Pusat, Saefullah, bersama Pangkostrad, Letjen AY Nasution turun langsung ke Kali Ciliwung dengan menggunakan perahu karet membersihkan sampah diikuti ratusan anggota TNI. Selain itu, sebanyak 10 unit truk juga disiapkan untuk mengangkut sampah hasil kerja bakti tersebut.(bjc)

Karang Taruna Diharapkan Bisa Tanggulangi Kenakalan Remaja

JAKARTA, PBN -Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo melantik 40 pengurus Karang Taruna tingkat DKI Jakarta periode 2011-2016. Fauzi Bowo berharap Karang Taruna berperan aktif menanggulangi kenakalan remaja maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Dengan kerja sama yang sinergis antara pemerintah dan Karang Taruna, tentu akan membawa pemuda ibu kota lebih produktif dalam arti positif.

"Anggota Karang Taruna harus lebih proaktif dalam menjaga lingkungan masing-masing dan memberikan kontribusi yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Fauzi Bowo, usai melantik Pengurus Karang Taruna Provinsi DKI Jakarta Periode 2011-2016 di Lapangan Eks IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Kamis (29/9).

Orang nomor satu di Jakarta itu juga berharap, Karang Taruna cepat tanggap bila terjadi bencana dengan memberikan bantuan dengan bentuk apapun. "Anggota Karang Taruna diharapkan dapat meresap dalam lingkungan dan turut membantu program sosial di lingkungan masyarakat," ujar Fauzi Bowo.

Bang Fauzi, sapaan akrabnya juga menyatakan rasa optimisnya dengan kepengurusan Karang Taruna di DKI Jakarta yang diharapkan mampu menjadi barometer Karang Taruna di Indonesia.

Ia menilai, peran Karang Taruna untuk ikut membangun kota Jakarta cukup besar dan perlu ditingkatkan kembali. Sebab, keberadaannya dapat membantu para pemuda untuk mandiri. Dikatakan Fauzi, Karang Taruna merupakan organisasi kepemudaan yang bertujuan memberikan pembinaan kepada para remaja, misalnya dalam bidang elektronik, ukiran, jahit-menjahit, memasak, olahraga, kesenian, tanggap bencana dan lain sebagainya. "Oleh karena itu, perannya harus semakin ditingkatkan lagi dan lebih proaktif memberikan kontribusi bagi lingkungan masyarakat," tandasnya. (bjc)

01/10/11

Diduga Dibunuh, WNA Tewas di Apartemen

JAKARTA - Warga negara asing ditemukan tewas di kamar apartemen Home City, kawasan Mall Of Indonesia (MOI) unit Miami Bay, Kelapa Gading Jakarta Utara, sekitar pukul 10.00 WIB tadi.

Chelapan Kharunanindhi, 43, tewas dengan luka tusuk di leher sebelah kanan. Ia ditemukan tewas di kamar nomor 21 lantai 16 apartemen miliknya.

Kasie Humas Polsek Metro Kelapa Gading, Aiptu Sialagan, mengatakan korban ditemukan tewas dalam posisi telungkup di ruang tamu. Ditemukan juga pisau di dekat korban.

Korban ditemukan pertama kali oleh supir pribadinya, Handi Wijaya (38). "Korban memang warga negara asing, yaitu WN Singapura keturunan India," jelasnya.

Pihak kepolisian menerima informasi dari supir pribadinya. "Kami memeriksa dua saksi, yaitu supir dan security apartemen Nopiandi, 27," terang dia.

Belum ada pihak yang dicurigai sebagai tersangka. Polisi masih menyelidiki dengan mengumpulkan barang bukti dan data yang ada di lokasi kejadian, seperti pisau yang ada di dekat korban.

29/03/11

BPN Jakut raih ISO 9001-2008

JAKARTA – Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara dianugerahi pernghargaan sertifikasi Quality Management System bertaraf Internasional, ISO 9001- 2008 oleh salah satu lembaga Independent sertifikasi Internasional, PT Mutu Agung Lestari (Mutu certification Internasional) pekan lalu.

Sertifikasi ISO 9001 – 2008 tersebut diberikan dalam kategori Percepatan Pelayanan Perpanjangan Hak dan Pendaftaran Surat Keputusan Pemberian Hak. Penilaian diambil berdasarkan hasil survei langsung kepada ratusan responden yang notabene adalah masyarakat pemohon surat kepemilikan hak atas tanah mereka.

Ditemui diruangan kerjanya, Kepala Kantor BPN Jakarta Utara, Cecep Bagja Gunawan, mengatakan,”Saya sangat bersyukur dan berbangga hati atas diperolehnya ISO 9001 – 2008 oleh BPN Jakut tersebut, itu menunjukkan bahwa sistem manajemen yang selama ini saya terapkan telah berjalan dengan baik dan benar, sehingga pelayanan yang diberikan oleh BPN Jakut dirasakan cukup memuaskan oleh masyarakat.” Ditambahkannya,”Keberhasilan tersebut juga tak lepas dari hasil kerja keras seluruh jajarannya, terutama Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah (HTPT).”jelasnya.

Chairulsyah H, warga Koja, salah seorang pemohon yang ditemui Patroli Bangsa dilingkungan Kantor Walikota Jakarta Utara mengatakan bahwa dirinya cukup puas dengan pelayanan yang diberikan oleh BPN Jakut,”Selain ramah dalam pelayanannya, berkas permohonan sayapun selesai tepat waktu sesuai dengan prosedur,”ujarnya.

Ditambahkannya, sebagai Kepala Kantor, Cecep dinilai tanggap akan kinerja para stafnya, seperti dalam hal penerbitan SK Pemberian Hak atau Perpanjangan Hak ditekankannya untuk selesai dalam 38 hari kerja, apabila lebih dari itu beliau langsung memanggil kasubsinya.”ungkap Chairulsyah.

Hal senada juga diungkapkan oleh Saiful Arif, Warga Penjaringan yang belum lama ini
mengurus SK Pemberian Hak atas tanah miliknya.”Sesuai dengan yang dijanjikan
bagian pelayanan, SK tersebut selesai selama 38 hari kerja, bahkan kadang sebelumnya,” ujarnya.

Adapun kerap terjadi keterlambatan dalam penyelesaian berkas, hal
tersebut lebih disebabkan adanya kekurangan berkas pihak pemohon
sehingga berkas tersebut tidak dapat di proses, pungkas Saiful.(Jay)

DudinTata Ruang Jakut Raih ISO 9001-2008

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyerahkan sertifikat ISO 9001:2008 kepada Sudin Tata Ruang Pemkota Jakarta Utara. Sertifikat ini diberikan lantaran Kecamatan Pademangan termasuk dari lima kecamatan di Jakarta yang dianggap telah memberikan pelayan terbaik dalam bidang ketatakotaan.


Penyerahan itu diberikan langsung Foke -sapaan Fauzi Bowo- kepada Kasudin Tata Ruang, Darwin Syam Siregar di Kantor Pelayanan Prima Blok S, Kantor Walikota, Jumat (25/3). Penyerahan ini disaksikan Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono, Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta Wiriatmoko, PT SAI Global Limited selaku pengaudit ketatakotaan, dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Foke menegaskan, keberhasilan lima kecamatan ini harus diikuti oleh kecamatan lainnya. Sebab masyarakat membutuhkan pelayanan prima dan saat ini sudah tersedia pelayanan terpadu malam hari. Dalam pelayanan in tidak hanya melayani pembuatan KTP tetapi sudah semakin banyak jenis layanan yang diberikan. Bahkan warga juga meminta agar menyediakan layanan pernikahan. Bahkan Gubernur mengaku sempat menjadi saksi pernikahan. "Kita harus menyesuaikan apa yang diminta masyarakat dalam hal pelayanan masyarakat. Saya berharap komitment kita dalam melayani masyarakat bisa dirasakan maanfaatnya sehingga dicintai masyarakat," tegas Gubernur.

Dalam kesempatan itu Gubernur, meninjau langsung penerapan program Monitoring berkas pelayanan melalui internet yang dapat diakses melalui http.sdrju.tatakota-jakartaku.net dan untuk saluler http.m.sdrju.tatakota-jakartaku.net. Masyarakat dapat langsung memberikan berkas pelayan langsung dari rumah melalui situs tersebut.

Sementara Wiriyatmoko menuturkan, lima Seksi Tata Ruang kecematan menjadi penerima sertifikat ISO 9001:2008 yaitu Kecamatan Sawah Besar, Kalideres, Pasar Minggu, Pademangan, dan Kramat Jati. Lima kecamatan dapat sertifikat tersebut karena peningkatan mutu pelayanan publik tata ruangnya sudah baik. "Kelima kecamatan tersebut juga sudah melalui proses audit oleh PT SAI Global Limited dalam hal ketatakotaan," kata Wiriatmoko.

Sertifikat ISO 9001:2008 untuk lima kecamatan tersebut langsung diserahkan oleh Cris Sulisto selaku direktur PT SAI Global Limited kepada masing-masing perwakilan kecamatan. Sertifikat itu hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu, setelah itu akan diaudit kembali sehingga harus dipertahankan mutu layanannya(jay)

28/03/11

Ikon Kota Jakarta Segera Dibangun

JAKARTA - Pemkot Jakarta Utara akan membangun replika Menara Miring Syahbandar di lima lokasi. Anggaran pembangunan lima replika menara tersebut sebesar Rp1 miliar. Selain sebagai ikon Jakarta Utara, upaya ini sebagai bentuk pelestarian bangunan yang berlokasi Jalan Pasar Ikan No 1, Penjaringan yang usianya diperkirakan mencapai 172 tahun tersebut.


Kelima lokasi yang dipilih untuk pembangunan Menara Syahbandar yakni, di Jl RE Martadinata atau tepat di depan pintu masuk Taman Impian Jaya Ancol, kawasan Jembatan Tiga, Jl Gunung Sahari Kecamatan Pademangan, Taman Perintis Kemerdekaan Kelapagading serta di dekat pintu ke luar tol Bandara. “Pembangunan replika ini bukanlah tandingan Menara Syahbandar yang ada di Museum Bahari. Namun lebih ditujukan sebagai ikon kota Jakarta Utara,” ujar Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono, Jumat (25/3/2010).

Rencana pembangunan replika Menara Syahbandar, kata Bambang, sudah ada sejak 2010 lalu. Namun karena masih terkendala izin, rencana itu pun hingga kini belum terealisasi. “Kami masih fokus mengurus perizinannya. Jika tahun ini kami memperoleh izin, tentu pada 2012 proses pembangunannya bisa dilaksanakan,” kata Bambang.

Mantan Kepala Bakesbangpol DKI itu menjelaskan, ukuran replika Menara Syahbandar yang akan dibangun di lima titik tentu tidak sama dengan bangunan aslinya yang memiliki tinggi 12 meter dan lebar 4x8 meter persegi. Nantinya, pembangunann replika Menara Syahbandar akan disesuaikan dengan kondisi serta areal lokasi yang dipilih.

Seperti diketahui, Menara Syahbandar didirikan oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada 1839. Dulunya, menara ini dijadikan lokasi untuk mengawasi dan memandu kapal-kapal yang masuk ke Batavia sebelum Pelabuhan Tanjungpriok resmi beroperasi. Saat itu, Menara Syahbandar dikenal dengan sebutan Uitkijk Post.(jay)

"Warung Mesum" di Marunda di Bongkar

JAKARTA - Diduga dijadikan sebagai sarana mesum, warga Marunda Kecamatan Cilincing terpaksa membongkar paksa sejumlah warung kerang hijau yang bercokol di sekiar pantai. Aksi ini dilakukan untuk menjawab keresahan para pengunjung di salah satu objek wisata pesisir yang merupakan program unggulan Pemkota Jakarta Utara.


"Warga langsung membongkar paksa warung kerang hijau dan penjual makanan serta minuman di bibir Pantai Marunda, Cilincing yang selama ini dicurigai dijadikan sarana mesum, lokasi memadu kasih kawula muda, dan minum-minuman keras. Kami tidak ingin warga terganggu dengan adanya warung remang-remang ini," kata Ketua RW 7 Marunda Aman Bogor saat melakukan pembongkaran warung remang-remang tersebut.

Menurut Aman, sediktinya 15 warung berhasil dibongkar. Namun yang dibongkar bukanlah bangunan warung remang-remang itu melainnkan skat-skat pembatas yang selama ini dicurigai dijadikan sebagai sarang mesum dan kegiatan negatif lainnya. Para pemilik warung diminta untuk tidak lagi membuat ruangan berpenyekat tapi dalam bentuk lesehan dan terbuka. "Dengan bentuk warung terbuka dan lesehan seperti ini diharapkan warung bisa dimanfaatkan sesuai peruntukkannya yakni, sebagai tempat makan dan minum bagi pengunjung. Begitupun penerangan warung harus diganti dengan lampu yang lebih terang tidak dengan lampu remang-remang," kata Aman.

Selama ini kata Aman, keberadaan warung di sepanjang bibir Pantai Marunda ini dimaksudkan untuk memudahkan wisatawan saat mencari makan dan minum, sert menikmati wisata pantai, bukan sebagai tempat berpacaran atau mesum. "Tapi selama ini para pengunjung resah lantaran warung-warung tersebut kerap dijadikan sebagai lokasi mesum dan lainnya. Sehingga kami mengambil tindakan tegas," tandas Aman.

Sementara Lurah Marunda Suranta menyambut baik kegiatan yang dilakukan warganya untuk menata dan menertibkan kegiatan yang bisa merusak dan mengganggu ketertiban umum ini. "Kami meminta kepada pemilik warung memanfaatkan fungsi warung sebenarnya dan tidak dijadikan sebagai lokasi untuk hal negatif " ujarnya.(JAY)

18/03/11

Fondasi Flyover Casablanca, 3 Jalan Ditutup

JAKARTA, PB - Selama pembangunan fondasi dan pemasangan tiang pancang proyek jalan layang non tol Kampung Melayu-Tanah Abang, dipastikan ada tiga jalan yang akan ditutup. Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta mengatakan untuk memudahkan para pengguna jalan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah jalan alternatif.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Ery Basworo, penutupan jalan ini akan dilakukan kurang lebih selama tiga bulan sejak penutupan ini dilakukan.

"Selasa pekan depan kami akan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polda Metro Jaya melakukan tinjauan langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan penutupan jalan dan alternatifnya," ujar Ery di kantor Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Jumat, 18 Maret 2011.

Sementara itu, Kepala Bidang Jembatan Dinas PU DKI, Novizal, menjelaskan tiga jalan yang hendak ditutup antara lain jalan samping flyover Sudirman arah Kampung Melayu, jalan samping atau frontage underpass Casablanca arah Satrio ke Rasuna Said dan samping underpass Casablanca arah Rasuna Said ke Jalan Satrio.

"Kemungkinan yang bisa ditutup lebih awal, paling cepat dua minggu ke depan itu yang jalan samping flyover Sudirman," terangnya.

Namun, Novizal mengatakan keputusan itu baru akan dipastikan pekan depan setelah peninjauan lapangan bersama Dishub dan Polda dilakukan.

Sedangkan, lanjut dia, untuk penutupan ruas jalan sebelah kanan dan kiri samping underpass Casablanca baru akan dilakukan setelah jalan alternatif Denpasar selesai dibangun. "Kira-kira dua minggu lagi selesai, kita sedang menyelesaikan lapisan atasnya, pondasi sudah selesai," ungkapnya.

Jalan alternatif Denpasar yang dibangun Dinas PU panjangnya mencapai 300 meter, sedangkan total panjang jalan ini apabila dihubungkan mencapai 700 meter dengan lebar tujuh meter. Dipastikan Novizal jalan satu arah yang dapat menembus ke Rasuna Said ini bisa dilalui oleh dua kendaraan roda empat.

Sedangkan, sembilan jalur alternatif yang telah disiapkan Dinas PU DKI antara lain untuk penutupan jalan samping fly over Sudirman bisa melalui:

1. Jalan Setiabudi-Jalan Karet Karya-Jalan Karet Gusuran 3-Jalan Komando Raya-Jalan Bek Murad
2. Samping Gedung Sampoerna Strategic-Jalan Bek-Jalan Satrio-putar u-turn depan Gedung Sahid Jalan Mas Mansyur
3. Jalan Gamisum-Jalan Karet Sawah-Jalan Satrio-putar di u-turn depan Gedung Sahid
4. Putar di Jembatan Semanggi

Kemudian untuk jalur alternatif jalan samping underpass Casablanca arah Satrio-Rasuna Said dan sebaliknya bisa melalui:

1. Jalan Denpasar-Gedung Dharma Wanita-Gedung Sentra Mulia
2. Jalan Gili-Jalan Denpasar Raya
3. Jalan Madiun-Masjid Sunda Kelapa-Jalan DR Kusuma Atmaja
4. Gedung Papan Sejahtera-pinggir kali Cideng-Jalan Taman Rasuna
5. Jalan Taman Rasuna-Jalan samping Pemakaman Menteng Pulo-putar di Jalan Casablanca.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls